Hebat, Siak Terpilih Jadi Role Model Manajemen Heritage di Asia Tenggara

Jum'at, 25 Juni 2021 03:22 management heritage clinic program Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) Siak Role Model Manajemen Heritage berita Siak Provinsi Riau
Hebat, Siak Terpilih Jadi Role Model Manajemen Heritage di Asia Tenggara
Hebat, Siak Terpilih Jadi Role Model Manajemen Heritage di Asia Tenggara

Ketua Komunitas Heritage Hero Cindy Shandoval (kiri) mempresentasikan program disaksikan Kepala Dinas PU Tarukim Siak Irving Kahar Arifin (tengah) dan Ketua TACB Siak, Kamis (24/6/2021). Foto: tribunpekanbaru.com 

YUKBIZ.COM, SIAK – Satu prestasi internasional di bidang pariwisata dan pelestarian peninggalan kuno disandang kota Siak.

Southeast Asian Cultural Heritage Alliance (SEACHA) atau aliansi kota pusaka Asia Tenggara bekerjasama dengan Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) menunjuk Siak sebagai role model untuk pengembangan management heritage clinic program. 

Siak dianggap kabupaten paling proaktif dalam melestarikan cagar budaya di Asia Tenggara.

BACA JUGA:

Lowongan Pekerjaan di PT Pelni, Lulusan S1 dan D4 Perkapalan, Ini Cara Daftarnya

Remaja Putri Bengkalis, Windi Destalia Yurika Akan Wakili Riau Ke Tingkat Nasional 

Ketua Komunitas Heritage Hero, Cindy Shandoval saat berbincang dengan Tribunpekanbaru.com menerangkan, sebenarnya ada 2 kota yang ditunjuk menjalankan program klinik ini di Asia Tenggara, Siak di Indonesia dan Kota Phrae di Thailand. 

Siak dan Phrae dianggap sudah berhasil dalam melaksanakan manajemen haritagenya. 

“Kita setiap bulan dicoaching dengan berbagai program untuk melakukan manajemen heritage. Dalam perjalanannya, kota Phrae mundur dan kita terus berkolaborasi dengan pemerintah,” kata Cindy, arkeolog lulusan UGM tersebut, Kamis (24/6/2021). 

Kolaborasi pemerintah dengan komunitas ini menghasilkan banyak produk serta mampu menyelesaikan banyak hal hingga tahap ini. Itu menjadi dasar Siak sebagai kabupaten percontohan. 

Prof Johanes Widodo, Architectural and Urban Heritage (Associate Proffesor in National Unviersity of Singapore) menyebut, kota yang berhasil membuat manajemen heritage di ASEAN barulah Siak. 

“Beliau mengatakan nanti akan banyak orang yang bisa belajar ke Siak,” sebut Cindy. 

Berita Terkait