Ternyata, dari 400-an Perusahaan Sawit di Riau Hanya 30 Persen Bersertifikasi ISPO

Kamis, 08 September 2022 08:41 harga sawit Riau kelapa sawit Riau Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO)
Ternyata, dari 400-an Perusahaan Sawit di Riau Hanya 30 Persen Bersertifikasi ISPO
Ternyata, dari 400-an Perusahaan Sawit di Riau Hanya 30 Persen Bersertifikasi ISPO

ILUSTRASI kelapa sawit (jhoni hutapea)

YUKBIZ.COM, PEKANBARU - Dinas Perkebunan Provinsi Riau menyatakan saat ini belum semua perusahaan sawit yang ada di daerah itu, melakukan proses sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil atau ISPO. 

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau Zulfadli mengatakan dari sekitar 396 perusahaan sawit yang ada di daerah itu, hanya 121 perusahaan atau sekira 30 persen saja yang telah bersertifikasi ISPO. 

Kemudian dari Koperasi Unit Desa atau KUD yang telah melaksanakan replanting sawit, ada sebanyak 110 KUD yang berpotensi untuk disertifikasi ISPO. 

"Ada beberapa upaya telah diupayakan Pemerintah Provinsi Riau untuk mendorong sertifikasi ISPO, di antaranya melalui Surat Edaran Gubernur Riau kepada kepala daerah tentang pemenuhan kewajiban memperoleh sertifikasi ISPO bagi perusahaan dan juga bagi pekebun," ujarnya Rabu (7/9/2022). 

Kemudian Pemerintah Provinsi Riau juga telah memiliki Rencana Aksi Daerah Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD-KSB), yang telah diterbitkan dengan Peraturan Gubernur Nomor 9 Tahun 2022. 

Di beleid ini menjelaskan dalam komponen kelima adalah tentang percepatan pelaksanaan sertifikasi ISPO dan peningkatan akses pasar produk sawit.  

Sementara di tingkat pusat, sebelumnya sudah ada Perpres No 44 Tahun 2020 yang diharapkan dapat mendorong tata kelola sertifikasi ISPO menjadi lebih baik.  

Zulfadli berharap, program dan kegiatan yang disusun dalam RAD-KSB Provinsi Riau Tahun 2022-2024 dapat mempercepat sertifikasi ISPO.

Menurutnya Disbun Riau mempunyai tanggung jawab moral untuk mempercepat sebanyak 70 persen dari perusahaan sawit lainnya yang ada di Riau untuk segera memperoleh sertifikasi ISPO. 

"Sangat diharapkan dukungan dan partisipasi semua pihak termasuk swasta dan Lembaga Sertifikasi ISPO untuk mendukung komponen Kelima RAD-KSB." 

Dia menambahkan produksi crude palm oil (CPO) Riau tahun 2019 menurut Badan Pusat Statistik (2020) adalah sebanyak 7,73 juta ton dari 47,18 juta ton produksi nasional. 

Dengan produksi itu diharapkan bisa mendorong peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Provinsi Riau.

Berita Terkait