Pemerintah Resmi Luncurkan Kartu Pra Kerja, Awal April Sudah Bisa Daftar

Sabtu, 21 Maret 2020 03:26 gandeng startup Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kartu pra kerja yukbiz.com
Pemerintah Resmi Luncurkan Kartu Pra Kerja, Awal April Sudah Bisa Daftar
Pemerintah Resmi Luncurkan Kartu Pra Kerja, Awal April Sudah Bisa Daftar

 

Tribunnews/YANUAR RIEZQ. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto 

Kartu pra kerja ditujukan bagi penduduk usia kerja yang sedang mencari kerja atau yang sedang tidak mencari namun ingin berganti profesi, buruh, karywan, korban PHK, lulusan SMA atau SMK dengan usia minimal 18 tahun ke atas

YUKBIZ.COM, JAKARTA - Progam Kartu Pra Kerja, Jumat (20/3/2020) diluncurkan pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, di tahap awal program kartu pra kerja, masih difokuskan untuk sosilaisasi ke masyarakat. 

Baru dua minggu berikutnya atau di awal April, pendaftaran untuk umum dibuka. Masyarakat yang berminat bisa memilih pelatihan yang diinginkan.

"Kartu pra kerja ini tahap awalnya akan dilakukan untuk sosialisasi ke masyarakat. Dua minggu dari sekarang, kami harapkan sudah bisa masyarakat memilih dan mempelajari sehingga bisa memutuskan akan ikut pelatihan di mana. Dua minggu dari sekarang pendaftaran akan dibuka," ujar Airlangga.

Untuk diketahui, kartu pra kerja ditujukan bagi penduduk usia kerja yang sedang mencari kerja atau yang sedang tidak mencari namun ingin berganti profesi, buruh, karywan, korban PHK, lulusan SMA atau SMK dengan usia minimal 18 tahun ke atas.

Pemerintah memprioritaskan program ini untuk pencari kerja muda, namun tidak untuk yang sedang bersekolah atau duduk di bangku kuliah.

Airlangga pun menjelaskan, biaya pelatihan yang akan ditanggung pemerintah melalui kartu pra kerja bervariasi, mulai Rp 3 juta hingga Rp 7 juta per orang.

Nantinya, pemerintah akan membayarkan biaya pelatihan tersebut kepada lembaga pelatihan melalui platform digital.

Hingga saat ini, terdapat delapan platform market place yang bakal menjadi perantara antara lembaga pelatihan dan pencari kerja. Kedelapan platform tersebut adalah Tokopedia, Bukalapak, Skill Academy by Ruangguru, MauBelajarApa, HarukaEdu, PijarMahir, Sekolah.mu dan Sisnaker.

BACA JUGA:

Berita Terkait