Pasang Knalpot Racing Tidak Bisa Ngasal Lho, Salah-salah Mesin Motor Bisa Jebol. Ini Tips Praktisnya

UnKnown, 07 Juni 2020 08:11 elektroda busi berwarna putih tips praktis pasang knalpot racing Knalpot Racing YUKBIZ.COM Otomotif
Pasang Knalpot Racing Tidak Bisa Ngasal Lho, Salah-salah Mesin Motor Bisa Jebol. Ini Tips Praktisnya
Pasang Knalpot Racing Tidak Bisa Ngasal Lho, Salah-salah Mesin Motor Bisa Jebol. Ini Tips Praktisnya

Ilustrasi knalpot racing sepeda motor/foto:motorplus-online.com

Saat melakukan penggantian model pipa pembuangan gas ini juga tidak boleh sembarangan. Bisa-bisa, bukannya performa motor meningkat tetapi tenaga kuda besi justru menjadi loyo

YUKBIZ.COM - Sstttt...... hati-hati mengganti knalpot standar dengan knalpot racing ya. Selain bisa menyalahi aturan lalu lintas, ternyata juga bisa berdampak buruk bagi mesin.

Memang, selama ini, mengganti knalpot sepeda motor menjadi hal yang lumrah dilakukan oleh para penggila kecepatan saat berkendara.

Salah satu jenis knalpot yang banyak menjadi pilihan adalah tipe racing, yang dianggap mampu melepaskan pembuangan gas sisa pembakaran menjadi lebih lancar.

Tetapi, saat melakukan penggantian model pipa pembuangan gas ini juga tidak boleh sembarangan. Bisa-bisa, bukannya performa motor meningkat tetapi tenaga kuda besi justru menjadi loyo.

BACA JUGA:

* APPBI: Semua Mal di Jakarta Buka Mulai 15 Juni 2020, Begini Nanti Kondisinya

* Ini Jadwal Belajar dari Rumah Yang Ditayangkan TVRI, Minggu 7-06-2020

Lebih parah lagi, penggantian pipa peredam bunyi letupan ini jika tidak diikuti dengan penyesuaian setingan bisa membuat mesin kendaraan jebol.

Pemilik bengkel Tanjung Motor ( TMR) Djoko Prayitno mengatakan, penggantian knalpot harus diikuti dengan penyesuaian debit bahan bakarnya.

Penyesuaian ini wajib dilakukan agar mesin tidak terlalu kering yang bisa berakibat jantung pacu menjadi lebih cepat panas.

“Kalo penggantian knalpot racing tanpa penyesuaian debit bahan bakarnya padahal pembuangannya sudah lebih besar atau lancar dan ternyata pembakaran di mesinnya terlalu kering, maka bisa mengakibatkan kerusakan mesin,” ujarnya kepada Kompas.com, Jumat (5/6/2020).

Untuk mengetahui kondisi debit bahan bakarnya sesuai atau tidak, Yitno mengatakan, bisa dicek dari kondisi elektroda businya.

Bila kondisi elektroda busi berwarna putih pucat maka pembakaran terlalu kering atau kurang pas dengan model knalpot racing.

“Jika terlalu kering mesin bisa mengalami overheat dan rawan jebol,” ucapnya.

Yitno menambahkan, jika elektroda busi berwarna hitam dan terlalu basah kondisi tersebut menandakan bahwa pembakaran terlalu basah.

Efeknya adalah mesin menjadi tersendat saat dikendarai. Sedangkan jika debit bahan bakar sudah sesuai maka elektroda busi akan berwarna kecoklatan.

BACA JUGA:

* Ini 50 Universitas Terbaik Indonesia 2020 Versi 4ICU

* Jelajah kuliner Indonesia: RAWON, Sup-nya Nusantara


“Kalau sudah berwarna kecoklatan berarti pembakarannya sudah baik atau pas,” tuturnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jangan Asal Pasang Knalpot Racing, Mesin Motor Bisa Jebol", https://otomotif.kompas.com/read/2020/06/06/114200715/jangan-asal-pasang-knalpot-racing-mesin-motor-bisa-jebol

Pasang Knalpot Racing Tidak Bisa Ngasal Lho, Salah-salah Mesin Motor Bisa Jebol. Ini Tips Praktisnya

Berita Terkait