Menyiasati Mahalnya Harga Pupuk, Ini Strategi Petani Sawit Riau

Kamis, 22 September 2022 10:00 pupuk sawit Asosiasi Petani Kelapa Sawit Petani Sawit Riau
Menyiasati Mahalnya Harga Pupuk, Ini Strategi Petani Sawit Riau
Menyiasati Mahalnya Harga Pupuk, Ini Strategi Petani Sawit Riau

 Ilustrasi foto kebun kelapa sawit/kompas.com

YUKBIZ.COM, PEKANBARU – Kenaikan harga pupuk akhir-akir berdampak terhadap petani kelapa sawit di Provinsi Riau.

Untuk menyiasati kondisi itu kini para petani mulai menjalankan strategi ini.

Sekretaris DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Riau Djono Albar Burhan mengatakan, petani sawit di Riau sangat keberatan dengan tingginya harga pupuk.

BACA JUGA:

Teten Masduki Lantik Dr Yulius jadi Deputi Bidang Usaha Mikro

Inilah 9 Negara Teraman di Dunia, Ada Singapura dan Jepang

Sementara produksi tanaman sawit berkualitas bergantung dengan pupuk kimia.

“Saat petani sawit pusing membeli pupuk, juga harus pusing mengatur keuangan keluarga. Sementara produksi kebun terancam turun jika kebun tidak dipupuk,” ujarnya Rabu (21/9/2022).

Dia menguraikan untuk menyiasati kondisi itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan petani misalnya mencampur pupuk organik dengan pupuk kimia.

Langkah ini dinilai bisa menjadi solusi petani sawit serta bisa menekan penggunaan pupuk kimia hingga 50 persen.

Untuk harga pupuk kimia jenis KCL misalnya, saat ini harganya Rp900.000 per sak. Jika petani biasanya menggunakan 2 kilogram pupuk tersebut per pohon sawit, kalau dicampurkan dengan pupuk organik penggunaan pupuk kimia hanya 1 kilogram 1 kilogram lainnya menggunakan pupuk organik.

Dengan upaya itu para petani bisa menekan biaya pupuk yang tinggi, namun unsur hara yang dibutuhkan tanaman tetap bisa tercukupi.

Berita Terkait