Mantap...2.509 UMKM di Riau Sudah Sertifikasi Halal

Kamis, 09 September 2021 03:43 umkm sertifikasi halal Sertifikasi Halal UMKM Harus Go Internasional UMKM Indonesia
Mantap...2.509 UMKM di Riau Sudah Sertifikasi Halal
Mantap...2.509 UMKM di Riau Sudah Sertifikasi Halal

Ilustrasi foto/antaranews.com

YUKBIZ.COM, PEKANBARU – Demi mengenjot pemulihan sector pariwisata, Dinas Pariwisata Provinsi Riau menyatakan dukungan serta komitmennya untuk mengembangkan pariwisata halal dan ramah muslim di daerah tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Riau Roni Rakhmat mengatakan, dukungan diberikan kepada para pelaku usaha yang mendukung pariwisata halal seperti pengusaha UMKM bidang pangan industri rumah tangga, untuk mendapatkan sertifikat halal dari LPPOM MUI.

BACA JUGA:

UMKM Harus Go Internasional; Kampus UMKM Shopee Ekspor Suguhkan Pelatihan dan Fasilitas Canggih

Promo Tupperware September 2021, Ibu-ibu Muda Bisa Beli di Awal Bulan Nih 

"Dukungan kami berikan dengan cara melaksanakan pelatihan kepada 28 pelaku UMKM bidang pangan industri rumah tangga, setelah pelatihan ini nantinya akan menjalani proses sertifikasi halal dari LPPOM MUI," ujarnya Rabu (8/9/2021).

Data dari LPPOM MUI Riau mencatat sepanjang periode 2013-2020 lalu, sekitar 2.509 pelaku UMKM pangan dan kuliner di daerah itu sudah mengantongi sertifikasi halal.

Rinciannya yakni Kota Pekanbaru 824, Dumai 391, Kabupaten Siak 145, Inhil 125, Pelalawan 129, Kampar 148, Bengkalis 356, Inhu 21, Rohil 114, Rohul 47, Kuansing 34, Meranti 175.

Menurut Roni, melalui pelatihan yang digelar Dispar Riau ini, akan dilakukan pemeriksaan faktual dan kelayakan oleh LPPOM MUI kepada para peserta.

Setelah itu akan dilanjutkan dengan proses sertifikasi halal yang dibiayai penuh oleh APBD Riau.

"Kami berharap dengan langkah ini akan membantu pengembangan usaha kuliner Riau agar tetap dapat berjalan dan meningkat di masa pandemi ini," ujarnya.

Dia mengakui dengan adanya program dan dukungan sertifikasi halal ini, akan membantu pelaku usaha dalam meningkatkan pemasaran dan penjualan, karena dapat menjangkau pasar konsumen muslim dengan lebih luas.

Berita Terkait