IHSG Berpeluang Terkoreksi, Berikut Saham-saham yang Layak Anda Cermati di Hari Ini

Selasa, 07 Juli 2020 01:13 Binaartha Sekuritas IHSG Berpeluang Terkoreksi harga saham Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
IHSG Berpeluang Terkoreksi, Berikut Saham-saham yang Layak Anda Cermati di Hari Ini
IHSG Berpeluang Terkoreksi, Berikut Saham-saham yang Layak Anda Cermati di Hari Ini


Pergerakan IHSG diperkirakan akan berada di kisaran support maupun resistance memiliki range pada level 4.865,27 hingga 5.097,14.

YUKBIZ.COM, JAKARTA - Saham-saham apakah yang perlu mendapat perhatian untuk hari ini?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat 0,3% di level 4.988,87 pada Senin, 6 Juli 2020. Oleh karena itu IHSG pada hari ini diperkirakan akan melemah.

Nafan Aji Analis Binaartha Sekuritas memperkirakan, pergerakan IHSG berpotensi koreksi wajar.

Ini nampak dari indikator MACD yang masih membentuk pola deadcross di area positif. Sementara itu, stochastic dan RSI bergerak ke atas menuju ke area overbought.

Meskipun demikian, Nafan melihat, ada pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG.

BACA JUGA:

* Sudah Bangkitkah Bisnis Property? Sinarmas Land Klaim Raup Rp 200 Miliar dalam Sehari

* Keren, Starbucks Jepang Luncurkan Layanan Bahasa Isyarat di Gerai Baru

Berdasarkan rasio fibonacci, ia memperkirakan, pergerakan IHSG akan berada di kisaran support maupun resistance memiliki range pada level 4.865,27 hingga 5.097,14.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

1. Astra Agro Lestari (AALI). Terlihat pola bearish doji star yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham AALI. Nafan menyarankan sell on strength pada area Rp 8.800 – Rp 9.000, dengan target harga di level Rp 8.200. Sedangkan resistance ada di Rp 9.000.

2. Ace Hardware (ACES). Pergerakan harga saham ACES telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.

Akumulasi beli pada area level Rp 1.450 – Rp 1.490, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.550, Rp 1.700 dan Rp 1.850. Support ada di Rp 1.435 dan Rp 1.400.

3. Alam Sutera Realty (ASRI). Pergerakan harga ASRI masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.

Nafan menyarankan akumulasi beli pada level Rp 125 – Rp 130, dengan target harga secara bertahap di level Rp 136, Rp 144, Rp 164 dan Rp 182. Support ada di Rp 125 dan Rp 120.

4. Gudang Garam (GGRM). Pergerakan harga GGRM masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.

Nafan menyarankan akumulasi beli pada area level Rp46.500 - Rp 46.800, dengan target harga secara bertahap di level Rp 48.700 dan Rp 66.125. Support ada di Rp 44.575.

BACA JUGA:

* Aplikasi My Yamaha Motor, Mudahkan Konsumen Dapatkan Layanan dan Informasi Lewat Gadget

* Majalah Digital “BUMBU” Segera Terbit di Prancis, Promosi Wisata Lewat Kuliner

5. Matahari Departement Store (LPPF). Pergerakan harga LPPF masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami doji star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.

Nafan menyarankan akumulasi beli pada area level Rp 1.470 – Rp 1.490, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.560, Rp 1.670, Rp 1.930 dan Rp 2.190. Support ada di Rp 1.470 dan Rp 1.410.

6. Wijaya Karya (WIKA). Pergerakan harga saham WIKA telah menguji garis MA10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar.

Akumulasi beli pada area Rp 1.180 - Rp 1.200, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.320, Rp 1.570 dan Rp 1.820. Support ada di Rp 1.130.  (Sumber: kontan)


IHSG Berpeluang Terkoreksi, Berikut Saham-saham yang Layak Anda Cermati di Hari Ini

Berita Terkait