Hati-hati Kasus Karlahut Muncul Lagi di Riau

Kamis, 27 April 2023 07:05 Kota Dumai kebakaran hutan dan lahan karhutla di Riau
Hati-hati Kasus Karlahut Muncul Lagi di Riau
Hati-hati Kasus Karlahut Muncul Lagi di Riau

ILUSTRASI karlahut di Riau (bisnis.com)

YUKBIZ.COM--Kasus kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) kembali terjadi di Dumai dan Kabupaten Bengkalis, Provinsi  Riau. Namun, hingga saat ini, kepolisian belum menemukan penyebabnya. 

Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal turun langsung dalam operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melanda perbatasan Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis, tepatnya di Tanjung Leban dan Medang Kampai, Senin (24/4/2023). 

Di lokasi tersebut ada sekitar 50 hektare hamparan gambut yang terbakar, di mana memicu terjadinya asap dan sulit untuk dipadamkan. Namun Irjen Iqbal meyakinkan, situasi terkini di lokasi Karhutla sudah dapat diatasi dan dalam proses pendinginan. 

"85 persen sudah teratasi, 15 persen lagi dalam proses pendinginan. Ini adalah area gambut dengan kedalaman empat meter. Di atas sudah padam namun di bawah masih ada bara," ungkapnya Senin (24/4/2023). 

Dia menjelaskan, asap yang muncul saat ini tidak lagi akibat kebakaran melainkan ditimbulkan dari proses penyemprotan air untuk pendinginan. "Saya di lokasi tadi, itu 10 menit disemprot air baru padam hingga ke bawah. Jadi memang memerlukan proses. Jika hujan turun, Insya Allah selesai hari ini. Jika tidak, dalam dua atau tiga hari. Kita terus bekerja, mulai sebelum lebaran, saat lebaran, hingga setelah lebaran anggota all out semua," ujarnya. 

Diterangkan Kapolda Riau, lokasi Karhutla ini memiliki medan yang cukup berat dilalui, karena dalamnya gambut di sana. Namun untuk pasokan air, tidak sulit. Diketahui kedalaman gambut mencapai empat meter, jadi jika salah melangkah bisa terperosok. 

Dia pun telah memerintahkan sederet pejabat utama Polda Riau untuk siaga di sana, memimpin operasi pendinginan. Setidaknya ada Direktur Samapta, PamObvit, Dansat Brimob dan anggotanya serta beberapa lainnya. Selain itu juga ada dari unsur TNI, BPBD, Mangga Agni dan lainnya.

“Terima kasih kepada Karo Ops, Direktur Samapta, PamObvit, Dansat Brimob dan anggotanya serta beberapa lainnya. Selain itu juga ada dari unsur TNI, BPBD, Mangga Agni semua elemen yang telah bersinergi berada dilokasi untuk memadamkan karhutla di daerah pelintung”, ujarnya. 

Irjen Iqbal menerangkan, Karhutla di sana pertama kali terdeteksi pada Rabu 19 April 2023 lalu. Saat itu pemadaman langsung dilakukan dan Karhutla mereda. Namun bara memicu api kembali karena angin sangat kencang, tetapi upaya pendinginan terus dilakukan. Selain upaya pemadaman, Polda Riau juga mengambil langkah dengan melakukan penyelidikan, dengan menurunkan tim dari Direktorat Reskrimsus. 

"Sebab itu saya bawa Direktur Reskrimsus, saya perintahkan selidiki, tindak tegas dan proses hukum," pungkasnya. (Bisnis.com)

BACA JUGA: Tips Motor Tetap Terjaga Setelah Mudik Lebaran Ala Yamaha

BACA JUGA: Prediksi Perekonomian Riau Triwulan II/2023 Setelah Lebaran

Berita Terkait