ANALISIS Penyebab Penurunan Harga Sawit di Riau Sepekan Terakhir, China, India dan Permainan CPO Dunia

Selasa, 20 September 2022 11:22 harga kelapa sawit di Riau harga sawit Riau harga sawit terbaru harga CPO harga sawit kelapa sawit Riau harga TBS kelapa sawit
ANALISIS Penyebab Penurunan Harga Sawit di Riau Sepekan Terakhir, China, India dan Permainan CPO Dunia
ANALISIS Penyebab Penurunan Harga Sawit di Riau Sepekan Terakhir, China, India dan Permainan CPO Dunia

ILUSTRASI kelapa sawit (antara syifa yulinnas)

YUKBIZ.COM - Apa penyebab penurunan harga sawit di Riau sepekan terakhir? Simak analisis berikut ini.

Inilah faktor eksternal yang mempengaruhi harga sawit Riau hingga turun pada periode 14-20 September 2022.

China memberlakukan lockdown yang pengaruhnya berdampak pada turunnya harga TBS kelapa sawit di Riau.

Dari analisis Kepala Dinas Perkebunan Riau Ir Zulfadli melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau Defris Hatmaja SP MSi turunnya harga sawit di Riau pekan ini tidak lepas dari anjloknya harga CPO dunia.

Kemudian lockdown beberapa daerah di China sehingga China mengurangi pembelian CPO karena China pembeli terbesar kedua setelah India.

Selain itu, berlimpahnya stok CPO juga menyebabkan turunnya harga tandan buah (TBS) kelapa sawit karena menekan pasar.

Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau Defris Hatmaja SP MSi menerangkan faktor eksternal yang membuat harga sawit di Riau turun periode ini.

Faktor eksternal disebabkan harga minyak kelapa sawit dunia (Crude Palm Oil/CPO) dibayangi sentimen negatif sepanjang pekan ini.

Terkoreksinya CPO disebabkan oleh prospek pasokan CPO dunia yang meningkat, sementara China yang merupakan pembeli terbesar kedua setelah India, masih memberlakukan pembatasan aktivitas (lockdown).

Tidak hanya itu tambah Defris, harga CPO terbebani oleh harga minyak kedelai yang anjlok.

"Refinitiv Commodities Research dalam risetnya menilai bahwa stok minyak sawit yang tinggi dan produksi musiman yang lebih kuat dari negara-negara produsen utama seperti Indonesia dan Malaysia menghasilkan pasokan CPO global yang berlimpah, sehingga menekan pasar,"

Peningkatan prospek pasokan global dari minyak biji matahari dan minyak kedelai juga merupakan faktorbearish.

Berita Terkait